
Temulawak adalah tanaman asli Indonesia yang bentuknya mirip dengan kunyit. Tanaman yang memiliki nama latin Curcuma zanthorrhiza ini biasanya berbentuk seperti silinder dengan diameter 6 cm, memiliki akar rimpang dan kulit yang berwarna kuning muda.
Kandungan dari temulawak antara lain :
- Kurkuminoid 2,29%
- Minyak atsiri 3-12%
- Pati 48%- 54%
- Protein 1,5%
- Lemak
- Selulosa
- Mineral : kalium, natrium, kalsium, magnesium, zat besi, mangan, cadmium
Zat aktif yang terkandung dalam temulawak :
- Germakron: antiradang dan menghambat pembengkakan.
- P-toluicmetilkarbinol dan seskuiterpen d-kamper: meningkatkan produksi empedu.
- Turmeron: sebagai antimikroba.
Manfaat temulawak :
- Mengobati gangguan pencernaan, merangsang produksi cairan empedu di kantong empedu yang membantu metabolisme makanan. Membantu mengatasi perut kembung, meningkatkan nafsu makan.
- Mengatasi osteoarthritis melalui zat anti radang
- Obat kanker,
Sebuah ulasan dalam Genes & nutrition (2010) menunjukkan kandungan kurkumin berpotensi membantu pengobatan kanker prostat, kanker payudara, dan kanker usus. Hasil penelitian menyatakan bahwa bahan herbal ini mungkin bisa menghambat pertumbuhan serta perkembangan kanker prostat.
- Obat antiradang
Kurkumin diduga memiliki sifat antiradang yang lebih kuat daripada turunan kurkuminoid lainnya seperti bentuk demetoksi atau bisdemetoksi.
- Antibakteri dan antijamur
Kemampuan antimikroba ini dimungkinkan karena kandungan senyawa fenoliknya terutama xanthorrhizol dan kurkuminoid sebagai bahan utamanya.
- Obat jerawat, temulawak memiliki astringent yang bermanfaat untuk mengurangi produksi minyak dari kelenjarnya.
- Menjaga Kesehatan hati
Dilansir dari Scientific Researh Journal (2014), ekstrak temulawak mungkin memiliki manfaat dalam melindungi hati dari hepatotoksin, seperti karbon tetraklorida dan asetaminopen.
Hepatotoksin adalah bahan kimia yang menyebabkan efek buruk pada hati.
- Obat diuretik
- Meredakan kram otot
Efek samping temulawak
- Jika digunakan lebih dari 18 minggu, bahan alami ini berisiko menimbulkan iritasi lambung dan mual
- Temulawak dapat meningkatkan produksi empedu yang akan memperburuk kondisi kesehatan pasien penyakit hati dan penyakit empedu.
Salah satu resep minuman temulawak yang bisa dicoba :
Bahan :
- 50 gram temulawak
- 20 gram asam kawak tanpa biji
- 25 gram kencur
- 10 gram jinten
- 100 ml air matang
- 100 gram gula aren
- 2 lembar daun pandan
- 1 liter air
Cara membuat :
- Iris temulawak dan kencur, sangrai dalam wajan.
- Campur dengan asam kawak, kencur, jinten, dan 100 ml air matang menggunakan blender, sisihkan.
- Didihkan air dengan gula dan daun pandan hingga gula larut.
- Campurkan dengan rebusan air gula, aduk rata kemudian saring.
- Sajikan dalam keadaan hangat atau dingin sesuai selera.

Siapa penulis nya?